Destinasi Wisata di Jepang yang Seperti Negeri Dongeng

Hirosaki Park

Dengan Bella-san, berdandan jadi Putri Feodal Jepang ala ala wkwkw. Btw ini murah banget sewa kimononya cuma 500 yen, nanti dibantu pake kimononya, plus bisa pake sanggul ala putri juga, tapi kimononya cuma bisa dipake di dalam ruangan ya, ada banyak spot buat foto-foto kok, lokasinya di Butokuden Rest Area di Hirosaki Taman. Selain kimono ala Japanese Princess, bisa juga berdandan ala samurai (ini lebih mahal: 1000 yen), atau ala Feodal Lord, buat anak-anak juga sama (500 yen).
Bukanya di jam 9 pagi sampai 16.30 sore ya!
Ps: ada bonus foto inces Syahrini cabang Tohoku di slide 4 mba Irene ini penerjemah kami selamat trip kemarin, jadi yg mau private trip dengan jalur Hakodate – Tohoku kaya kami kemarin bisa langsung ke @irenesuna, foto-foto pas trip juga hampir semuanya difotoin mba Irine
Klo yang mau liat info lain tentang Jepang bisa cek webnya @jalan2kejepang, ada banyak pilihan tour ke Jepang juga.

Miyagi – Japan

Itadakimasu
Btw foto-foto di trip ini cuma pake pocket cameranya @sonyindonesia #RX100VI yang gawat banget hasilnya, foto kondisi backlight pun jadi gampang banget dibuat bagus, ini ambil pake file raw, tap ke muka biar tetep tajam dan fokus di muka (touchscreennya RX100VI ngebantu banget), terus jaga filenya pake lightroom (bisa edit raw dengan mudah!).

Kanazawa Samurai District

Kalau ini rumah sendiri kayanya gue dah tidur siang di sini wkwkwk, btw ini di Nomura Samurai House di Nagamachi Samurai District di Ishikawa, Jepang. Daerah ini dulunya kompleks tempat tinggal samurai. Kita masih bisa masuk ke beberapa rumah, termasuk rumahnya fam Nomura ini yang tamannya jadi salah satu dari tiga taman tercantik di Jepang walaupun areanya kecil.

Perjalanan Seru dengan Travelmate yang Cocok

Menjadi seorang tour Leader bukanlah hal mudah. Kalian akan dihadapkan dengan berbagai macam hal tak terduga. Mulai dari cuaca yang berganti dan berubah, tamu yang manja, tamu yang sok seterong padahal sebenernya hmz, tamu yang nyebelin dsb. Tapi disaat itulah Mental kalian diuji dimana disaat cuaca berubah anda harus memberi penjelasan demi kenyamanan dan keamanan bersama.

Disaat tamu manja itu kalian bisa memanjakan mereka meski sebenarnya menjengkelkan, tetap tersenyum saat menghadapi tamu yang nyebelin dan sok seterong tsb. Dan itu semua tak segampang yang kalian lihat. Tapi dibalik itu semua banyak hal menyenangkan yang kalian dapat. Mulai dari berbagi cerita, canda tawa, sampai-sampai tamu yang naksir ke kita. But itulah pekerjaanku dan aku bangga menjalaninya.

Ya beginilah pekerjaan kami seorang tour leader dan fotografer. Tanggung Jawab yang besar, besar juga pendapat kami. Tidak seperti yang dikatakan iklan gerindra kalo kalian tahu penghasilan fotografer pastilah menyesal kalian jadi politisi.

Ketika kau ingin tau sifat temanmu yang sesungguhnya ajaklah ke Gunung dimana uang dan materi tak lagi berarti ketika hanya solidaritas dan kepedulian yang diperlukan. Disana kau akan tau egois atau tidaknya temanmu. Peduli atau tidaknya temanmu. Salah satu contohnya adalah ketika aku pergi bersama teman – temanku ke kawah ijen.

Momen yang indah kala itu. Setelah lelah turun dari Kawah Ijen langsung menuju ke pantai Bangsring dan langsung menyebrang ke Pulau Menjangan. Disaat mata panas dan diharuskan untuk snorkling. Sebenernya si ogah tapi saat sudah masuk ke dalam laut dan melihat nemo-nemo berenang kesana kemari rasa lelah dan bosan itu menghilang sudah. Dan akhirnya tercapai bucketlistku. Selanjutnya untuk bucketlist tahun depan aku sih pengen ke Nusa Lembongan sama nusa ceningan foto di yellow bridge dan pamer ke teman-teman. Moga bisa dapat harga hotel murah di pegi pegi.

Mencicipi Kopi Aceh yang Merupakan Kopi Ekspor

Gak lengkap rasanya mengunjungi suatu daerah yang exotic tanpa menyicipi racikan kopi nya. Perjalanan ini membawa kami mengunjungi tempat homeroasting Kopi Gayo Arias tepatnya di Takengon, Aceh Tengah.

Di sini kami melihat secara langsung pemrosesan biji kopi, dari yang baru dipetik hingga masuk proses roasting. Dan yang tidak kalah menarik, kami merasakan Kopi Gayo Arabica yang asli dari Tanah Gayo itu sendiri. Sehingga dalam kesempatan ini saya bener-bener mengenal kopi dgn kualitas yang terbaik, karena pada dasarnya saya memang bukan golongan penikmat kopi.

Sungguh lengkap tanah Takengon dibalik dinginnya kabut Danau Lut Tawar yang kau suguhkan, kau memberikan kehangatan dengan secangkir Kopi Gayo. So far, selama perjalanan darmawisata.id 40 hari Expose Sumatera yang di dukung oleh trip dixi, tempat inilah yang menjadi salah satu terfavorit saya.

Lokasinya adalah Takengon (Aceh Tengah), dengan pemandangan Danau Lut Tawar yang luassss banget (sekitar 5rb hektar) dan dikelilingi oleh perbukitan, pada ketinggian sekitar 1500mdpl. Kalo di rasa-rasa sih, serasa lagi di Irlandia tapi versi Indonesia, karena kita juga bisa melihat para nelayan di pagi hari yang menggunakan perahu kayu tradisional.

Kalo boleh jujur, kayak Ranu Kumbolo tapi versi luasnya hahaha. Anyway, kalo kalian punya trip organizer mulai dari pantai, laut, sampe naik gunung dan butuh marketplace utk menjual trip kalian via aplikasi, jangan lupa download trip dixi dan daftarkan juga ya. Manatau dengan cara ini bisa menjadi penghasilan tambahan untuk kamu.

Mengalahkan Ketakutan Terbesar dalam Diri Sendiri

Pemandangan terbaik datang setelah pendakian tersulit.
Banyak sekali perjuangan dan usaha untuk mendapatkan foto-foto ini. Ini adalah hari ketiga saya di Jerman, setelah dua hari berturut-turut saya bangun sangat pagi untuk mengejar matahari terbit. Hari ketiga juga merupakan hari yang paling melelahkan. Cuaca pagi itu sangat dingin. Kristal es bahkan menutupi mobil, bayangkan seberapa dinginnya hari itu.

Saya mendaki sekitar satu jam dari tempat parkir ke puncak. Meskipun saya tidak dapat melihat pemandangan karena tertutup kabut, kami mendapatkan pemandangan yang sangat langka. Kabut dan sinar matahari menyatu di antara sela-sela hutan. Benar-benar cantik!

Apakah ketakutan terbesarmu?

kalau ketakutan terbesar saya adalah ketinggian.
Sejujurnya saya dulu memiliki acrophobia sebelum memulai perjalanan saya.
Dulunya saya adalah orang yang takut mengambil risiko apapun dalam hidup saya. Sejak saya memulai instagram, saya mendapat banyak kesempatan untuk mencoba beberapa ‘aktivitas adrenalin’. Jika ada yang bertanya kepada saya, apa pencapaian terbesar Anda di tahun 2019, saya akan menjawab: Saya melakukan pengalaman terjun payung pertama saya di pulau Rottnest!

Saya benar-benar gugup namun bersemangat! Melihat seluruh pemandangan Rottnest Island dari ketinggian sepuluh ribu kaki sungguh menakjubkan. Anehnya, ini membuat saya ingin melakukannya lagi di tujuan lain, saya bahkan ingin mendapatkan lisensinya di masa depan!

Apa pertimbangan Anda saat memilih destinasi untuk berwisata?
Awalnya saya bukan tipe traveler yang suka jalan-jalan ke kota, karena saya tidak suka keramaian. Tapi, Lisbon telah mengubah perspektif saya, ada banyak cerita berbeda di kota ini. Seharian aku hanya jalan-jalan, menikmati tepian kota yang berbatasan dengan sungai. Ah rasanya benar-benar damai dan menyenangkan! Lisbon berbeda dari kebanyakan kota di Eropa. Banyak pilihan kue-kue lezat, hiburan jalanan dan seni jalanan yang unik menghiasi setiap sudut kota ini. Saya di rumah selama seminggu sekarang dan sudah merindukan Lisbon.

Keindahan Banyuwangi Tidak Ada Habisnya

Karena Perjalanan tidak hanya tentang seberapa banyak foto yg kamu dapatkan, tapi juga tentang feeling, tentang rasa nyaman, juga aman.

Garuda Indonesia mengajak kita semua untuk lebih peduli, tentang rasa aman ketika kamu terbang, yg mungkin terkadang mengganggu benak kita ketika harus berinteraksi — sejak di bandara hingga tiba di tujuan. Because you Matter bukan sekedar hashtag biasa. Garuda Indonesia sadar, kebutuhan penerbangan tidak hanya secara komersial, namun juga peduli dengan kita, sadar bahwa rasa aman dan higienitas adalah poin utama dalam protokol kesehatan.

Garuda Indonesia telah dilengkapi oleh HEPA filter — teknologi terkini yg mampu menyaring bakteri dan virus sehingga siklus udara dalam pesawat higienis.

Bentuk physical distancing juga diterapkan dengan mengosongkan row seat di tengah. Semua makanan dan snack juga all wrapped. Dan tentunya, semua awak kabin menggunakan APD lengkap — masker & gloves.

Jangan lupa juga selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah masuk ke aircraft, hargai diri sendiri dengan selalu menerapkan protokol kesehatan selama bepergian.

Ada banyak cerita berkesan di Banyuwangi. Kabupaten yg letaknya di ujung timur pulau Jawa ini menyimpan banyak kisah dengan potret yg berbeda saat ini.

Keelokannya tetap sama, yg berubah hanya prokotol kesehatannya yg kini ‘terupgrade’ — lebih mumpuni. Ketika aku mengunjungi Taman Nasional Baluran, semua sign — petunjuk protokol kesehatan sudah sangat lengkap, diikuti dengan petugas Taman Nasional yg melakukan pengecekan suhu, juga mengenakan masker.

Pengunjung juga dibatasi dan ticketing juga disarankan melalui online, untuk mengurangi kontak fisik. Kemanapun kalian singgah, tetap ikuti petunjuk protokol kesehatan ya, tanpa terkecuali.

Berbicara tentang banyuwangj memang tidak ada habisnya. Keanekaragaman budaya juga lanskap alamnya benar benar memukau.

Yg membuatku kagum adalah persiapan pemerintah jg masyarakatnya dalam mematuhi protokol kesehatan. Sudah banyak warganha yg sadar dan di setiap tempat sudah tersedia tempat cuci tangan dengan air yg mengalir dan pengecekan suhu tubuh.

Aku tidak akan pernah bosan untuk menyinggung topik CHSE (Cleanliness Health Safety Environment) karen penting untuk menyebarkan juga edukasi dini tentang menjaga kebersihan. Terdengar sepele, namun kita perlu sadar, betapa penting bepergian dengan mengikuti protokol kesehatan.

Salut untuk Banyuwangi. Nanti, ketika kalian sudah memiliki kesempatan lagi untuk mengunjungi Banyuwangi, jangan lupakan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak) ya.

Gunung dan Laut Merupakan Tempat Indah Melepas Penat

Rindu banget rasanya momen pagi syahdu begini di ketinggian. Dulu, disaat semangat naik gunung lagi tinggi-tingginya sebulan bisa naik gunung 2-3 kali. Tahun ini nggak lebih dari 5x. Padahal dulu tiap kali ngerasa jenuh atau kangen ketinggian selalu saja ada cara dan temen yang mau nemenin naik gunung.

Rindu banget moment dimana naik gunung tinggal ‘just pack and go’, sampai banyak yang nanya kenapa jarang naik gunung sekarang. Dulu hampir nggak pernah nolak ajakan ngedaki, sekarang banyak banget alasannya yang sengaja dibikin-bikin.

Rindu banget ama gunung, rindu banget ama teman pendaki yang dulu. Semoga rencana trekking ke gunung impian saya dalam waktu dekat gak ada halangan. Buat kalian yang lagi semangat-semangatnya naik gunung, tetap hati-hati dan jaga teman selama diperjalanan, buat semua momentnya berharga jangan cuma foto-foto aja.

Punya pengalaman paling seru selama ngetrip yang paling memorable gak bisa dilupain? Kalau gue salah satunya ke Pulau Kanawa ini. Selalu inget cerita perjalanan pertama kali ke Kepulauan Komodo tahun 2014 lalu. Nekat banget overland dari Bandung – Malang – Lombok sampai Labuan Bajo hampir sebulan bawa uang seadanya. Nyampe Labuan Bajo kebingungan mau sewa kapal karena harganya mahal semua (padahal cuma 4 juta dibagi berenam dulu, tapi tetep mahal kantong mahasiswa gembel dulunya).

Cari kapal sana-sini akhirnya nemu yang murah. Dan karena murah jadinya cuma dapet destinasi Kanawa, Pink Beach, Gili Laba dan Rinca doang untuk trip 2 hari 1 malam, itu aja udah seneng, boro-boro kepikiran mau ke Padar. Dan pulang-pulang dari lautnya, pas nyampe Labuan Bajo kebingungan mau sewa hotel dan pulang pake apa, NGGAK ADA DUIT SAMA SEKALI. Nekat bener-bener nekat, sampai ada yang mau jual HP dan Kamera. Untung masih bisa pulang ke Bandung.

Traveling ke Labuan Bajo dan Sumba

Ngeliat cuaca yang hampir tiap hari gloomy, jadi kangen suasana Labuan Bajo yg cerah dan panas banget, apalagi pas momen trekking di Padar pas lagi panas terik siang bolong, dijamin keringet ngocor deres, tapi puas banget karena view kayak gini. Diantara banyak pulau di Kepulauan Komodo, pulau mana yang jadi favorit kalian? Kalau gue pulau favorit tetep Pulau Kalong pas lagi sunset, bagusnya bikin takjub dan merindin ngeliat momen ribuan kalong keluar dari sarangnya menghiasi langit pas senja.

Yang pengen ke Kepulauan Komodo, Flores ataupun Sumba, bisa kontak dan cek lyla adventure, siapa tau kita bisa pas-pasan ngetrip bareng.


Foto ini ngingetin pas pertama kalinya ke Pulau Padar, dan inget banget 3 tahun yang lalu harus langsung ngeguide tim MTMA syuting disini. Pulau Padar masih sepi banget waktu itu, belum banyak dijamah orang, apalagi berbagai perubahan kayak sekarang. Tapi tetep, segimanapun bersoleknya Pulau Padar, mau pas lagi coklat dimusim kemarau, ataupun hijau pas lagi musim hujan, pulau ini selalu bikin jatuh hati tiap kesini. Dan bagi kalian yang pengen ngunjungin pulau ini dan kepulauan Komodo, boleh cek lyla adventure buat arrange trip kalian, ada paket private dan open trip yang ditawarin. Eaaaaak jadi Jualan HAHAHAHA btw, kalian tim hijau atau coklat di Padar?

One fine day in East Sumba. Yang paling ga bisa dilupain di Sumba Timur itu adalah padang savananya yang luas banget nggak abis-abis sepanjang mata memandang, apalagi di waktu tertentu banyak banget kuda-kuda Sumba yang berkeliaran cari makanan di padang ini. Bikin suasana makin cakep. Btw, kalian tim sumba coklat atau sumba hijau?

Bagi para pecinta traveling, kamu harus kunjungi deh sumba ini. Salah satu tujuan yang menurut gue wajib banget untuk menjadi salah satu bucket list dan dikunjungi adalah Sumba!

Jalan Jalan ke Luar Negeri Lebih Mudah dengan BCA

Autumn in Kyoto. Salah satu kota favorit gue di Jepang, suka aja ama vibesnya kota ini, apalagi pas autum begini, dan yg jadi kesenengan gue dengan Kyoto itu adalah nimmatnya matcha yg dijual hampir dibanyak toko di penjuru Tokyo, cobain deh! My favorite is CHA no KA, okoicha langue de chat from Malebranch, enaknya juaraaak!

Ke Jepang itu selalu menyenangkan, ditambah kali ini bertemu dengan teman-teman baru yg tak kalah menyenangkan. Mereka yg join open trip gue beberapa bulan yg lalu, dan mempercayakan gue untuk ngebawa mereka ke Jepang ini, mereka yg ketika bertemu langsung ngeblend satu sama lainnya, yg selalu mengerti dengan keadaan di perjalanan, yg ada aja bisa bikin ketawa ketika tubuh lg lelah selelahnya, ada aja kisah baik tiap harinya disini. Terima kasih Jepang kali ini dengan kisah barunya.

Hari ini keliling Tokyo University, salah satu kampus yg paling diseganin di Jepang. nyari sisa-sisa daun autumn dan ternyata disini bagussss banget, nggak cuma area pepohonannya aja tapi buildingnya juga, yang ternyata bangunan kampus ini dijadikan National Treasure of Japan. Dan dapet beberapa DM juga dari yg sempat kuliah disini, ternyata pas spring kampus ini cantik banget karena banyak bunga yg bermekaran. Nggak sabar buat kesini pas spring nanti!

Jepang tuh nggak ngebosenin buat gue, dan pastinya buat kalian yg udah ke Jepang juga pasti ngerasain yg sama. Wisata budaya, kuliner, alam dan berbagai hal lainnya tentang Jepang selalu bikin penasaran pengen dateng lagi dan lagi

Nah sekarang ada kartu kredit dari goodlife bca yg bisa kasih banyak keuntungan buat kalian yg pengen ke Jepang, mulai dari diskon penerbangan, belanja di Jepang, sampai makanan makanan Jepang, terus kalian masih bisa dapetin reward lagi tiap transaksi dengan kartu ini Terus, karena bekerjasama dengan JCB, kita bisa dapetin benefit lainnya, yaitu nikmatin JCB Airport Lounge juga yang difasilitaskan untuk para pemegang kartu kredit BCA.

Yuk segera gunain kartu BCA biar nanti pas traveling ke Jepangnya jadi lebih nyaman dan dapetin banyak benefit. Dan kartu ini nggak cuma ngasih benefit selama di Jepang aja, tapi di Indonesia juga bisa dapet banyak keuntungan tiap ke merchant yang bekerjasama.