Maurizio Sarri dan Ronaldo Segera Berjumpa Empat Mata

Happyqq.site – Cristiano Ronaldo dilaporkan meminta klub untuk mengadakan pertemuan dengan pelatih Maurizio Sarri. Pemain timnas Portugal itu dikabarkan ingin berbicara empat mata dengan sang pelatih usai dirinya kembali dari jeda International dari Portugal.

Banyak yang menilai jika saat ini Cristiano Ronaldo tengah merasa tidak bahagia di Turin. Dirinya mendapatkan perlakukan yang kurang baik atas pelatih Juve Maurizio Sarri yang sering menariknya keluar sebelum pertandingan berakhir. Hal itu dikabarkan membuat Ronaldo merasa sakit hati terhadap Sarri.

Seperti yang diketahui jika Maurizio Sarri menarik Cristiano Ronaldo dengan alasan jika dirinya merasa takut jika sang mega bintang bisa kembali cedera. Dirinya pun mencoba untuk mengantisipasi cedera yang bisa kapan saja mendera pemain berusia 34 tahun itu.

Padahal dilain pihak Ronaldo mengungkapkan jika dirinya merasa baik-baik saja dan tidak mendapatkan cedera. Dengan hal tersebut membuat ruang ganti Juventus kabarnya mulai memanas. Apalagi Ronaldo merupakan pemain yang begitu di hormati oleh skuat Juventus. Perselisihannya dengan pelatih Maurizio Sarri jelas bisa merugikan Juventus anda hal itu memang benar-benar terjadi.

Menurut laporan Tuttosport jika saat ini Ronaldo dikabarkan sudah mulai mencari waktu untuk berbicara empat mata dengan Maurizio Sarri. Hal itu dilakukannya setelah tampil memuaskan terhadap timnas Portugal.

Rupanya Ronaldo ingin menemui Sarri karena merasa jengah dengan apa yang terjadi terhadap dirinya. Ia ingin meminta penjelasan dari mantan nahkoda Chelsea itu agar segera mencarikan solusi dan tidak berdampak buruk ke dalam skuat Juventus.

Sementara petinggi Juventus dikabarkan siap untuk mencarikan waktu untuk mengandekan pertemuan keduanya. Presiden Juventus dan juga Direktur Olahraga Juve juga kabarnya siap mencari jalan tengah agar permasalahan ini segera berakhir dengan baik.

Edinson Cavani Ingin Masuk ke Juventus

Happyqq.site – Penyerang Timnas Uruguay, Edinson Cavani berkeinginan masuk ke Juventus dan ia juga menawarkan dirinya kepada tim raksasa Italia si Nyonya Tua. Penyerang Paris Saint Germain (PSG) bisa didapatkan secara gratis pada musiim depan.

Kontrak Cavani di Paris Saint Germain (PSG) berakhir pada musim 2019/2020 dan ia juga sudah dikaitkan dengan beberapa klub-klub besar seperti Atletico Madrid dan Inter Miami punya David Beckham.

Hal ini masih belum ada tanggapan dari sang penyerang untuk masa depannya. Sementara, pihak Cavani masih berdiskusi dengan kubu Juventus tentang tranfer ke Turin. Namun pihak Nyonya tua masih belum memberikan kejelasan apakah mereka menginginkannya karena berdasarkan pemain mereka sudah memiliki Cristiano Ronaldo dan Gonzalo Higuin yang masih berada di klub saat ini.

Penyerang depan sekaligus bintang Uruguay ini akan menginjak usia ke 34 tahun pada bulan Maret tahun depan, dalam penambahan usianya mungkin performa tidak dapat bertambah lagi, tapi dipenampilan sebelumnya ia sangat memuaskan untuk klub Serie A, Napoli.

Bersama Napoli ia bermain sebanyak 141 pertandingan juga berhasil menyumbang gol sebanyak 105 gol dan 16 assist. Sedangkan di Palermo ia juga mencetak 39 gol dan memberikan sembilan assist.

Lebih dari enam bulan tersisa kontraknya, kubu Juventus dan Edinson Cavani dapat memutuskan kesepakan mereka untuk segera mengurus kepergian sang penyerang depan dari Paris Saint Germain ke Turin secara gratis pada musim depan.

Pihak Paris Saint Germain (PSG) ingin mencoba untuk memperpanjang kontrak pemain berusia 33 tahun. Sementara Cavani masih belajar untuk memutuskan keputusan akhir untuk karier kedepannya.

Pemain bintang Uruguan ini memang tidak tergolong lagi sebagai pemain muda, namun ia sangat memiliki ketajaman didalam kotak pinalti dan ia sangat bekerja keras untuk tim yang dibela.

Cavani juga tidak mencari nama, terkadang didalam lapangan ia sangat gigih mencari posisi bagus agar dapat menciptkan gol, beberapa  klub besar Eropa seperti Atletico Madrid sangat menginginkan penyerang tersebut. Kesempatan Atletico Madrid untuk mendapatkan pemain tersebut sangat kecil karena Cavani sendiri lebih ingin bermain dengan Juventus.